Umum

Kisah Popol dan Kupa Mobile Legends: Persahabatan Popol dan Kupa

Rate this post

Kisah Popol dan Kupa Mobile Legends: Persahabatan Popol dan Kupa

Popol dan Kupa merupakan hero Mobile Legends yang berperan sebagai Marksman. Popol adalah anak laki-laki nakal yang tinggal di hutan sejak kecil dan menjadi pemburu yang terampil. Sedangkan Kupa merupakan karakter Frostwolf, serigala ganas yang ditemuinya di hutan. Oleh karena itu, kalian wajib mengetahui kisah Popol dan Kupa di ML.

Ungkapan “Popol and Kupa is the best partner in the world” mungkin sudah sering kamu dengar saat bermain Mobile Legends. Ini menunjukkan bahwa Popol dan Kupa adalah sepasang sahabat yang akan saling melindungi. Yang awalnya berniat membunuh, tapi niat itu ditutupi dengan kasih sayang.

Karena itu Gamedaim Tips akan menggunakan kesempatan ini untuk membagikan informasi terbaru seputar cerita Popol dan Kupa di Mobile Legends. Daripada penasaran, yuk simak informasinya di bawah ini.

Kisah Popol dan Kupa | kertas uhd

Feldan adalah suku nomaden biasa di tengah Lembah Utara. Seperti kebanyakan penduduk setempat, mereka tinggal di dekat hutan dan menjalani kehidupan yang damai dan santai sebagai pemburu.

Tapi ada satu pengecualian. Selalu dikenal sebagai suku yang iseng dan petualang cilik, Popol si bocah nakal sepertinya selalu menjadi pusat perhatian. Berbeda dengan orang-orang yang tenang dan sabar di Northern Vale, dia penuh semangat dan imajinasi.

Berkat tradisi prajurit Northern Vale, Popol menguasai seni lempar lembing sejak usia dini. Dia sering bergabung dengan orang dewasa dalam perburuan mereka dan kembali dengan gerobak penuh jarahan.

Hobi favoritnya adalah mendengarkan orang dewasa menyanyikan lagu tentang pahlawan legendaris setelah minum. Dia bermimpi menjadi salah satu dari mereka dan namanya juga akan dinyanyikan oleh orang lain seperti Popol the Brave.

Namun, anggota sukunya tidak menganggap serius ambisinya dan menertawakan Popol sebagai impian masa kecilnya. Popol jelas tidak tahan. Untuk mengesankan yang lain, dia melemparkan segala macam jebakan licik ke arah mereka, yang hanya membuat penduduk desa, terutama anak-anak, melihatnya sebagai orang aneh dan menjauh darinya.

Semakin dia terisolasi, semakin dia ingin mendapatkan perhatian mereka dengan memainkan lebih banyak lelucon dan jebakan. Namun, efek sebaliknya masih tercapai. Pada akhirnya dia tidak punya teman sama sekali.

Sendirian dan putus asa, dia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang luar biasa untuk mengembalikan citranya.

Kisah Popol dan Kupa | kertas uhd

Di malam yang gelap, Popol meninggalkan desa dan berkelana ke pegunungan. Dia bermaksud untuk membunuh Frostwolf yang ganas sendirian untuk membuat yang lain terkesan.

Dia tersandung ke hutan lebat dan dengan rasa ingin tahu menjelajahi sekelilingnya. Dia kehilangan penglihatannya dalam kegelapan dan jatuh ke dalam perangkap.

Hal pertama yang dia lihat di dasar lubang adalah dua mata hijau menyala, yang membuatnya sangat ketakutan. Tapi saat cahaya bulan menyinari jebakan, dia melihat pemilik Mata, seorang Frostwolf tawanan yang kemudian dia beri nama Kupa.

Salah satu kaki depannya terjebak dalam perangkap binatang itu dan hampir tidak bisa bergerak karena kelaparan.

Popol bisa saja langsung membunuh Kupa, tapi saat dia mengangkat tombaknya, dia melihat kesepian yang sama di mata Kupa. Jika dia menjatuhkan Kupa, dia benar-benar akan sendirian dengan kegelapan dalam jebakan ini. Dengan ragu, dia meletakkan tombaknya dan mencoba membantu Kupa.

Awalnya mereka bersikap defensif dan bermusuhan satu sama lain. Namun seiring berjalannya waktu, kedua jiwa yang kesepian itu akhirnya lengah dan mulai memandang satu sama lain sebagai spesies yang sama.

Jebakan hewan menjadi jembatan persahabatan mereka. Dan mungkin karena kesepiannya, Popol memperlakukan Kupa sebagai pendengar dan teman bermain. Dia bahkan dengan main-main melemparkan bola salju ke atas kepalanya.

Tapi saat itu Kupa hampir kelaparan. Popol terlihat agak ragu sejenak sebelum membagi makanan yang dibawanya dengan Kupa yang sekarat.

Namun, Popol memutuskan untuk memberi makan Kupa, dan Kupa akhirnya selamat dari kelaparan. Dalam imajinasinya, semua orang itu dingin dan kejam, seperti pemburu. Selalu ada situasi hidup dan mati antara Anda dan Frost Wolf.

Tapi Popol berbeda. Kupa yang sejak lahir hanya diburu sendirian dan di hutan, merasakan kebaikan dan kehangatan dari Popol untuk pertama kalinya.

Sumber :