dialog-film-indonesia
Pendidikan

7 Kutipan Dialog Film Indonesia Paling Ikonik

7 kutipan paling ikonik dari dialog film Indonesia | Yang mana yang sering kamu pakai?

dialog-film-indonesia

Pernahkah Anda melihat film yang memiliki begitu banyak dialog sehingga Anda tidak bisa melupakannya?

Entah itu kalimat motivasi, kalimat lucu atau kalimat yang membuat kita berpikir, ada dialog film yang enggan memakan waktu.

Pada artikel kali ini, Jaka telah mengumpulkan 7 kutipan dialog film Indonesia paling ikonik sepanjang masa. Sebuah hit sampai hari ini!

1. Bang satenya…

Rasanya hampir mustahil jika tidak mengenal aktris terkenal Suzanna yang sering bermain film horor di tahun 80-an.

Dalam film Sundel Bolong 1981, ada adegan Suzanna yang membuat rambut merinding. Suzanna rave dan makan makanan dalam jumlah besar.

Dia memesan 200 tusuk sate! Tidak hanya itu, dia juga meminta sup dan panci. Itu saja, ya

2. Gile, Lu Ndro

Film komedi Warkop DKI dikenal dengan pemain fenomenalnya seperti Dono, Casino dan Indro. Nyatanya, film ini masih menghibur hingga sekarang.

Ada satu dialog ikonik dari film ini yang sulit untuk dilupakan, yaitu Gile, Lu Ndro. apa yang sering dikatakan kasino ketika Indo bertingkah aneh.

Siapa sangka dialog ini akan dihidupkan kembali dalam film Indonesia dengan plot twist terbaik, Comic 8 yang dibintangi oleh Indro Warkop.

3. Apa yang dunia katakan?

Film tahun 1987 tentang Kemerdekaan Nagabonar hadir dengan tema baru yang menyegarkan.

Menceritakan tentang seorang pencopet yang ikut dalam pencarian kemerdekaan. Salah satu karakter menarik dalam film ini diperankan oleh Deddy Mizwar.

Dia sering berkata: Apa yang dunia katakan? dengan nada meninggi ketika marah atau tidak setuju dengan suatu pendapat.

4. Jadi apakah ini salahku, salah teman-temanku?

Masih ingat dengan film romantis Ada Apa Dengan Cinta yang diperankan Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra?

Ternyata dialognya sangat salah bagi saya, salah untuk teman-teman saya? Itu tetap di hati penonton. Dialog ini diucapkan Cinta kepada Rangga di tengah permainan bola basket.

Rangga mengambil sendiri untuk berbicara dengannya sendirian, tetapi menurut Rangga, Cinta malu berbicara dengannya di depan umum. Cinta tak segan-segan mengucapkan kalimat itu karena merasa Rangga telah menghina teman-temannya.

5. Darah itu merah, Jenderal

Siapa pun yang hidup di masa kecil dan remaja di tahun 80-an mungkin sudah tahu film Penumpasan Pengkhargaan G30 S PKI yang tayang setiap tanggal 30 September.

Disutradarai oleh Arifin C. Noer, film ini merupakan film drama dan propaganda yang menggambarkan gerakan G30S yang kejam dan berdarah-darah.

Dialog kutipan darah merah, Jenderal, juga membekas di benak publik karena ditampilkan dalam adegan penyiksaan di mana anggota PKI memaksa para jenderal menandatangani surat.

6. Jika Gini tidak menyapamu!

Sebagai salah satu film Indonesia dengan liku-liku terbaik, The Raid sebenarnya adalah raja dalam hal kutipan dialog ikonik.

Kata-kata “Jika itu masalahnya, tidak ada yang menarik!” langsung viral berkat film ini bahkan menjadi bahan meme.

Meski demikian, film laga ini sukses di pasar internasional dan menarik perhatian aktor Iko Uwais, Joe Taslim dan Yayan Ruhian.

7. Hidup lelah, Bang

Film Tenggelamnya Kapal van der Wijck yang dirilis pada 19 Desember 2013 lalu dan melibatkan aktor ternama seperti Pevita Pearce dan Reza Rahardian berhasil meraih berbagai penghargaan.

Dengan efek visual yang menawan, keseluruhan aktor yang menghidupkan peran mereka, soundtrack yang bagus dan dialog yang bagus, film ini akan menjadi lebih populer di kalangan penonton.

Salah satu dialog yang paling berkesan adalah, Hayati lelah, kak. Tak butuh waktu lama, dialog ini menjadi viral dan dijadikan meme untuk menggambarkan kondisi orang yang lelah.

Sumber :